Seni Airbrush

Airbrush adalah sebuah teknik seni rupa yang menggunakan tekanan udara untuk menyemprotkan cat atau pewarna pada bidang kerja. Bisa diaplikasikan di bagian tubuh yang tentunya menggunakan cat yang aman untuk kulit, bisa disemprotkan pada kendaraan, helm, casing handphone, tas dan benda – benda lainnya.

Walaupun di musim pandemi ini, airbrush tetap diminati oleh kalangan anak muda. Mereka biasanya mengecat kendaraan atau helm mereka dengan model atau motif yang mereka inginkan.
Harganya pun bervariasi, mulai dari ratusan ribu sampai puluhan juta, tergantung besar bidang benda yang akan digambar dan tingkat kesulitan motif yang akan digambar. Bahkan banyak juga yang dari luar kota menghubungi kami untuk sekedar membawa kendaraannya dari luar kota ke Jakarta atau sebaliknya karena seniman airbrush yang biasa menjadi langganan atau yang mereka percaya ada di kota lain, namun karena kendala jarak dan waktu biasanya mereka memanfaatkan jasa pengiriman kendaraan untuk mengangkut mobil mereka ke tujuan.

Tujuan airbrush ini selain hobi, ada juga yang khusus diperuntukan lomba. Yang diluar kota atau pulau biasanya mengirimkan mobilnya melalui self drive, towing atau kapal roro untuk dikirimkan ke bengkel airbrush dan kemudian diikutsertakan untuk lomba di kota tersebut.
Mereka yang mengikuti lomba merasa senang serta puas dengan hasil seni airbrushnya, selain itu mendapatkan komunitas baru. Rejeki biasanya akan mengalir saat kita mempunyai kenalan baru dan berada di lingkungan yang baik serta kreatif. Jadi jangan lupa untuk sertakan tim Seara dalam komunitas kalian ya, kami siap memberikan solusi dalam hal pengiriman motor atau mobil.

CIRI BAN TIDAK SEHAT

Menggunakan kendaraan pribadi tidak selamanya memberikan kenyamanan pada penggunanya. Hal – hal yang membuat tidak nyaman apabila saat macet atau ban kendaraan kita mengalami masalah (kempes) dan tidak sedikit mengakibatkan pecah ban di tengah jalan jika kita tidak pernah peka pada kondisi ban kendaraan kita.

Apa saja sih ciri – ciri ban mobil kempes yang harus kita ketahui agar terhindar dari hal yang membahayakan?

1. Terdengar suara gemuruh yang sedikit lebih kencang
Saat Anda menyetir akan selalu terdengar suara gemuruh karena ban menyentuh aspal. Akan tetapi, saat ban kempes suara gemuruh ini terdengar lebih kencang bahkan hingga ke kabin karena permukaan karet ban kempes, sehingga permukaan ban yang menyentuh aspal jadi lebih lebar.

2. Ban terasa lebih empuk
Ketika ban kekurangan angin, maka ban akan terasa lebih empuk (spongy). Hal ini tentunya dikarenakan kondisi ban yang underpressure, sehingga tak sekencang saat kondisi normal. Ketika ban lebih empuk, pasti Anda akan merasakan ada yang berbeda saat mengemudi, terutama saat melalui gundukan atau jalan yang tidak rata.

3. Berkendara terasa keras saat melewati jalan yang tidak rata
Kemudian, saat mobil melintasi polisi tidur atau jalanan yang tidak rata, mengendarai mobil akan terasa lebih keras. Pasalnya, ban yang kempes tidak dapat memberikan toleransi saat melintasi jalanan yang tidak ratanya. Saat melewati gundukan, maka permukaan ban dalam dapat bersentuhan dengan velg sehingga terasa keras saat berkendara. Hal ini juga berpotensi membuat ban bocor.

4. Mobil terasa lebih berat dijalankan
Selain itu, ban kempes juga membuat mobil terasa lebih berat untuk dijalankan. Sebab semakin berat ban, maka semakin berat juga beban mobil, sehingga kecepatan mobil pun sedikit berkurang dari biasanya.

5. Setir mobil dapat belok dengan sendirinya
Masih ada satu ciri lagi, yakni setir mobil bisa berbelok dengan sendirinya. Mengapa? Sebab jika salah satu ban mobil kempes, maka kemudi akan cenderung mengarah ke arah tersebut. Misalnya jika ban mobil sebelah kanan kempes, maka setir mobil dapat berbalik ke kanan dengan sendirinya.

Apabila Anda mengalami salah satu ciri dari ban kempes di atas, sebaiknya segera mencari bengkel terdekat atau jika kondisinya tidak memungkinkan lebih baik Anda tidak melanjutkan perjalanan / berhenti di bahu jalan dan mencari bantuan seperti derek mobil. Karena alasan itulah yang membuat Seara hadir di tengah – tengah Anda agar dapat membantu saat Anda mengalami kesulitan dalam perjalanan. Keluarga Anda di rumahmu menjadi tenang karena Anda kembali dengan aman setelah melakukan perjalanan.

Memaksimalkan Gadget di Masa Pandemi

Sejak munculnya virus Covid-19 ini di Indonesia, pastinya hampir semua orang belum mempersiapkan diri untuk menghadapi dampaknya. Hingga saat ini pun aktifitas masyarakat belum kembali normal karena penambahan pasien terdampak Covid ini terus bertambah naik di Indonesia, bahkan sesekali bisa melonjak sekitar 3.000 penderita dalam satu harinya.

Tidak sedikit perusahaan yang harus memberhentikan karyawannya dikarenakan sedikitnya pemasukan yang mereka dapatkan sejak masa pandemi ini. Bahkan banyak juga perusahaan yang harus gulung tikar.

Namun putus asa atau menyerah bukanlah pilihan yang tepat untuk menghadapi pandemi ini. Kalian bisa memaksimalkan gadget / handphone yang kalian miliki untuk menambah penghasilan sedikit demi sedikit sembari mencari pekerjaan baru dan menunggu vaksin diperjualbelikan.

Bagaimana caranya kita mencari uang dengan gadget kita pribadi tanpa harus mencari modal yang besar?

  1. Bergabung dengan komunitas jejaring sosial yang berbasis bisnis seperti grosir baju tanah abang atau bibit lele area Bekasi misalnya.
  2. Mulai mengulik bisnis yang akan ditekuni, mulai dari harga, target pasar dan mempraktekannya di rumah jika ingin berbisnis seperti ternak lele.
  3. Rajin – rajinlah mengupdate status di sosial media untuk mempromosikan produk yang kita jual. Hindari status galau karena akan mempengaruhi market kita.
  4. Kumpulkan testimoni dari pembeli yang sudah menggunakan produk kita. Kemudian pasangkan di status agar orang lain tau bahwa produk dagang kita terbukti bagus dan kita bukan online shop tipu – tipu.
  5. Jika punya stok produknya di rumah, coba deh sesekali di foto yang estentik agar postingan produk kita lebih menarik

 

Sama seperti yang admin lakukan hampir di setiap harinya. Rajin mengupdate status, memposting kegiatan pengiriman kendaraan / alat berat dan menampilkan testimoni dari customer yang sudah menggunakan jasa kami. Harapannya agar banyak orang yang paham siapa Seara dan langsung ingat dengan Seara jika sewaktu – waktu mereka membutuhkan jasa kirim mobil.

Jika ke 5 langkah di atas selalu konsisten kita jalankan dan ditambah dengan doa, pasti kita bisa melewati masa sulit pandemi ini. Aamiin.

 

Welcome September, Oktober dan bulan akhir -ber lainnya yang kata orang tuh bulan – bulan itu adalah bulan dengan musim penghujan. Namun sekarang musim hujan / kemarau tidak lagi datang dengan tertib sesuai pembagian bulannya dikarenakan bumi sudah mulai menua, terkadang bisa mendadak hujan terus menerus, terkadang musim panas tidak segera disambut dengan cepat oleh musim hujan.

Dan di pertengahan bulan September ini beberapa daerah di Indonesia sudah mulai mengalami musim penghujan dan tidak sedikit yang berakhir dengan banjir.

Per malam kemarin 21 September pun diinfokan bahwa Sungai Cikeas masih terpantau aman namun bendungan Katulampa sudah siaga 1. Untuk itu masyarakat mulai was – was dan khawatir kalau akan terjadi banjir seperti awal Januari kemarin.

Berikut ini beberapa tips yang sebaiknya dilakukan sebelum banjir menghampiri pemukiman kita, sebagai berikut :

  1. Memindahkan barang – barang penting yang ada di dalam rumah ke tempat yang lebih tinggi
  2. Memindahkan kendaraan Anda ke parkiran yang lebih aman
  3. Membersihkan saluran air agar tidak juga menjadi sarang nyamuk di musim hujan seperti ini
  4. Membuat posisi pagar / teras lebih tinggi dari jalanan
  5. Membuat sumur resapan air / biopori
  6. Menanam pepohonan
  7. Membuang sampah pada tempatnya

Nah, nantinya apabila Anda memerlukan jasa pindahan sebelum terjadi banjir atau derek mobil setelah banjir dikarenakan mobilnya terendam banjir, maka kamilah tim yang siap membantu Anda.
Namun doa kami pun sama agar kita semua dijauhkan dari segala macam bencana dan terhindar dari covid19. Aamiin.

Mengulang Kembali PSBB

Minggu lalu Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies mengumumkan bahwa Rumah Sakit Jakarta diprediksi tidak dapat menampung pasien lagi sampai dengan pertengahan September karena banyaknya pasien covid yang harus diisolasi di RS Jakarta. Karena alasan tersebut maka pemerintah DKI Jakarta memberlakukan kembali PSBB total seperti masa pandemi sebelumnya per 14 September 2020 kemarin.

Namun pada peraturan PSBB kali ini, Pemerintah DKI Jakarta tidak menerapkan SIKM (Surat Ijin Keluar Masuk) untuk masyarakat yang hendak keluar dan masuk ke Jakarta. Mall dan pusat perbelanjaan lainnya pun tetap diperbolehkan beroperasional. Namun beberapa tempat wisata seperti taman Ragunan, Taman Mini, Ancol dan lainnya ditutup sampai PSBB ini selesai. Untuk masyarakat yang sudah berlangganan tiket maka tiket tersebut akan diperpanjang masa berlakunya sampai dengan Juni 2021.

Peraturan lainnya yang diberlakukan saat PSBB kali ini adalah hanya 25% karyawan yang boleh berada di dalam perkantoran dan sisanya bekerja dari rumah. Kebijakan tersebut tentunya menjadikan aktifitas perkantoran menjadi kurang maksimal dan tentunya berdampak pada pendapatan perusahaan dan masyarakat umum lainnya.

Sedangkan untuk Botabek telah diumumkan bahwa tidak ada PSBB namun membatasi aktifitas masyakarat sampai dengan jam 23.00.

Kedua kebijakan pemimpin daerah yang berbeda ini tentunya menuai pro dan kontra. Jika memberlakukan WFH maka dapat mengurangi laju penambahan pasien corona, namun jika tidak WFH maka masyarakat tetap dapat mencari nafkah untuk kebutuhan sehari – harinya.

Kalau menurut admin apapun keputusan Pemimpin / Pemerintah, kembali lagi kepada diri kita masing – masing untuk sadar akan proteksi diri yang lengkap apabila sedang beraktifitas di luar rumah dan tidak lupa pada Seara saat membutuhkan jasa pengiriman kendaraan serta derek 24 jam apabila kendaraan Anda mengalami kendala.  

Perpindahan Lokasi

Pernahkah mendengar istilah semua akan pindah pada waktunya? Iya, benar setiap orang akan berpindah dari satu tempat ke tempat lain, misalnya berpindah tempat kerja, berpindah hati, berpindah rumah atau pindah lokasi tempat usaha.

Yang akan Admin bahas disini bukan tentang pindah hati ya tapi perpindahan rumah atau lokasi tempat usaha. Banyak alasan seseorang berpindah lokasi, salah satunya mungkin karena sudah tidak betah, sudah habis masa kontrak atau ada lokasi lain yang lebih nyaman untuk ditinggalin sebagai rumah atau tempat usaha.

Dari semua alasan itu, pastinya proses perpindahan tersebut membutuhkan jasa armada / kendaraan untuk mengangkut barang – barangnya. Untuk itulah Seara hadir sejak 2014 untuk memberikan solusi kepada Anda untuk mempermudah urusan perpindahan Anda.

Kami siap melayani pengangkutan mobil dinas, truk, genset, alat berat dan benda lainnya yang diperlukan untuk urusan perpindahan Bapak dan Ibu. Jadi jangan pernah ragu untuk tanya – tanya harga ke Seara dan mari kita deal sampai mendapatkan deal di harga yang terjangkau dengan servis terbaik.

Pemerasan Oleh Derek Liar

 

 

Paska banjir yang melanda di sejumlah wilayah Jabodetabek, banyak kendaraan yang mengalami musibah terendam banjir.
Hal ini menyebabkan mobil dan motor menjadi rusak dengan kondisi mesin mati.
Yang dilakukan adalah membawa kendaraan tersebut pada bengkel terdekat atau bengkel terpercaya.
Syukur-syukur kendaraan tersebut masih bisa dikendarai hingga bengkel, kalau tidak, jasa derek menjadi alternatif pilihan untuk membawa kendaraan tersebut.
Alih-alih mendapatkan pelayanan pengiriman kendaraan dengan baik, pemilik kendaraan mendapatkan ancaman berupa pemerasan biaya pengiriman yang tidak masuk di akal dan mahal.
Pemerasan seperti ini biasa dilakukan oleh derek liar.
Seperti berita yang kami langsir dari kompas.com berikut ini

Jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur mengungkap kasus pemeresan bermodus derek liar di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari laporan korban berinisial AM.

Pada Kamis (9/1/2020), sekitar pukul 20.30 WIB, AM melintas di Jalan Mayjen Sutoyo dengan mobilnya. Saat tiba di TKP, AM diteriaki para pelaku yang berjumlah empat orang bahwa mobilnya mengeluarkan asap.

“Langsung berhenti, setelah berhenti kawanan derek liar ini langsung turun, yang satu bernegosiasi dengan sopirnya (korban),” kata Arie di Mapolres Metro Jakarta Timur, Selasa (21/1/2020).

Diperiksa Propam, Warga Ini Klarifikasi Pernyataannya soal Pemerasan Oknum Polisi Para pelaku memiliki perannya masing-masing.

Ada yang bernegosiasi dengan korban, mencopot kabel mesin mobil secara diam-diam, dan ada yang mengaitkan mobil ke mobil derek pelaku.

“Yang satu ada yang mencopot kabel sehingga mesinnya menjadi mati, dan yang satu lagi langsung mengaitkan mobil korban ke mobil derek,” ujar Arie.

Usai sepakat diderek, mobil korban tidak dibawa ke bengkel. Melainkan hanya dibawa berputar balik di Jalan Mayjen Sutoyo dan berhenti di depan kantor PT ASABRI yang masih berada di satu ruas jalan tersebut.

Kemudian pemerasan korban pun terjadi. Korban dipaksa memberi imbalan uang sebesar Rp 1.500.000 kepada pelaku.

“Terjadi negosiasi dengan melakukan kekerasan bahkan korban sempat ditampar oleh salah satu pelaku. Akhirnya korban memberikan uang sejumlah Rp 1.500.000,” ujar Arie. Para pelaku pun melarikan diri dan korban langsung melapor polisi.

Olah TKP langsung dilakukan polisi dan usai melakukan sejumlah rangkaian penyelidikan, polisi mengamankan seorang pelaku berinisial IDK (73).

“Sudah ada beberapa informasi masuk ke kita, sehingga kita langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Sementara baru kita amankan baru satu orang, atas nama IDK, yang tiganya DPO,” ujar Arie.

Kepada polisi, IDK mengaku sudah tiga bulan menjalankan aksi pemerasan dengan modus derek liar di wilayah Jakarta Timur.

Hingga kini polisi masih memburu tiga pelaku lainnya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 368 KUHPidana tentang pemerasan dan pengancaman dengab ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Polisi Ungkap Kasus Pemerasan Bermodus Derek Liar di Cawang”, https://megapolitan.kompas.com/read/2020/01/21/18435921/polisi-ungkap-kasus-pemerasan-bermodus-derek-liar-di-cawang?page=all.
Penulis : Dean Pahrevi
Editor : Jessi Carina

Menanggapi berita diatas, sebaiknya kita waspada dalam berkendaraan dan memilih jasa derek untuk membantu mengantar kendaraan kita ke bengkel.

beberapa tips memilih perusahaan truk derek atau towing.

  1. Anda bisa melihat review dari layanan mereka di web, google ataupun sosmed yang mereka miliki. Bagaimana tingkat kepuasan konsumen setelah memakai jasa mereka.
  2. Kualitas kerja mereka dapat dilihat dari apakah mereka memiliki beberapa mitra kerja atau tergabung dalam beberapa organisasi perdagangan. Jika mereka memiliki beberapa mitra kerja maka itu pertanda baik dari tingkat komitmen mereka terhadap kualitas kerja karena beberapa organisasi tersebut pasti puas dengan kualitas kerja perusahaan tersebut sehingga bermitra dengan perusahaan truk towing tersebut.
  3. Jika anda sudah terlanjur menelepon dan memesan, tingkat profesionalisme dapat dilihat dari beberapa hal, yaitu; ketepatan waktu mereka datang, Apakah mereka menggunakan seragam atau pakaian biasa, apakah peralatan mereka terbaru dan terakhir bagaimana kerja mereka apakah sudah tepat dan efisien.
  4. Anda juga dapat menanyakan izin perusahaan yang mereka punya. Perusahaan jasa pengiriman resmi selalu memiliki izin dan akta pendirian perusahaan dan itu terdaftar di  negara.

Dari beberapa rincian tersebut dapat membantu Anda memutuskan apakah Anda akan menggunakan kembali layanan mereka atau tidak.

Apakah Anda Pengemudi Yang Baik?

Bisa mengemudi, belum tentu bisa mengendalikan mobil

Bisa mengendalikan mobil, belum tentu bisa disebut pengemudi yang baik.

Meski begitu, menjadi pengemudi yang baik bukanlah suatu hal sukar.

Selain mematuhi aturan, pengemudi yang baik adalah pengemudi yang mampu membuat kegiatan berkendara menjadi sebuah seni, menyenangkan, dan tentunya aman

Apakah kita sudah masuk dalam kategori pengemudi yang baik?

Mari kita lihat ciri-cirinya.

Berikut adalah 9 ciri-ciri pengemudi yang baik, berdasarkan penilaian dari beberapa pakar serta pembalap profesional

Memiliki Strategi Keluar dari Masalah di Jalanan

Keluar dan kabur dalam artian bukan melarikan diri, tapi lebih tepatnya mampu memutuskan cara bagaimana menghindarkan diri dari masalah-masalah di jalan, seperti tahu caranya memilih jalan tikus yang ampuh dalam kemacetan, atau mengendalikan mobil sewaktu ada kecelakaan di depan. Hal yang sangat penting, karena kita tidak tahu akan ada apa di jalan nanti

Jiwa & Perasaan yang Tenang serta Stabil

Kemampuan untuk tetap tenang sewaktu dalam tekanan adalah bagian penting dalam berkendara. Tidak panik ketika ada kecelakaan atau jalanan yang licin adalah contohnya. Dengan perasaan yang tenang dan stabil, anda dapat memilih tindakan yang tepat ketika ada masalah, karena anda tidak dapat menebak momen-momen apa yang akan anda hadapi nanti di jalan raya

Berpikir Panjang ke Depan

Banyak pengemudi memandang ke depan ketika mengemudi, sedangkan pengemudi yang baik adalah yang melihat ke jalan serta lalu lintas sejauh mata mereka mampu memandang, karena dengan tahu kondisi jalan, anda dapat mengetahui tindakan apa saja yang akan ambil, seperti mengerem atau menambah kecepatan jika memungkinkan

Tahu serta Waspada akan Batas Maksimum

Bukan hanya batas maksimum kecepatan, namun juga kemampuan mengemudi anda, mobil serta jalanan yang dilalui. Dengan memperhitungkan batas maksimum yang mampu dilakukan, maka dapat dipastikan anda akan aman di jalan raya. Memang menyenangkan memaksakan diri sampai batas maksimum mobil, namun tidak lucu jika anda harus mengalami kecelakaan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain

Halus

Pengemudi yang mengemudi dengan halus & teratur pasti pengemudi yang baik. Seperti menjaga kecepatan mobil dengan stabil, atau menjaga penumpang tidak muntah karena mobil yang meliuk-liuk di tikungan dengan kencang. Dengan mengemudi yang halus, pasti memiliki banyak manfaat dalam mengemudi

Sabar

Mengemudi yang baik tahu kapan harus berada di depan dan di belakang. Tidak harus anda menyalip setiap mobil yang ada, meski anda serta mobil memiliki kemampuan untuk itu. Pembalap yang hebat tahu kapan harus menjaga jarak dengan pembalap di depannya, dan ketika momennya pas, maka baru dia menyalip, sama seperti pengemudi di jalan raya. Jadi, intinya : Sabar & tunggu momen yang tepat.

Baca juga : Mengelola Emosi Saat Mengemudi

Menghilangkan Gangguan

Semua orang tahu, ketika ada telepon masuk ketika berkendara, maka kemungkinan akan terjadi kecelakaan akan lebih besar. Pengemudi yang baik adalah yang menaruh handphone & gadget miliknya di tempat yang mudah diakses, dan tidak mengangkat telepon atau membaca SMS sewaktu mengemudi. Lebih sedikit gangguan, maka akan lebih aman anda di jalan, simple

Presisi

Pembalap yang hebat adalah yang mampu menyapu tikungan di sirkuit dengan sempurna. Setiap tikungan dilewati dengan pas, hanya berbeda beberapa inci bahkan senti, tidak peduli kondisi cuaca maupun gangguan di jalan. Sama seperti pengemudi di jalan raya, yang mampu menjaga kecepatan serta mampu menyalip dengan efisien setiap mobil di jalan tol, atau melewati tikungan-tikungan di jalan pasti mampu menghemat waktu berkendara. Dengan kecepatan yang konsisten serta tidak terburu-buru, anda pasti lebih aman di jalan

Konsisten

Ini berhubungan dengan poin ke-3, Presisi. Seperti contoh adalah Ayrton Senna atau Michael Schumacher, mereka dengan konsisten mencetak kemenangan atau podium, tidak peduli kondisi mobilnya sudah tidak maksimum atau sedang dalam tekanan baik luar atau dalam. Pengemudi yang baik mampu berkendara dengan waktu yang tepat dengan kecepatan yang sama. Membuat penumpang dan tujuan berkendara menjadi lebih pasti dan aman

Pengalaman

Bisa dibilang tidak ada cara yang lebih cepat untuk mendapatkan pengalaman, selain anda harus banyak mengemudi. Apalagi untuk pengemudi pemula, semakin anda banyak mengemudi di kondisi jalan yang beragam dan trayek yang berbeda, maka makin pandai dan mampu mengambil tindakan apa yang harus anda ambil.

Melihat dari ke sepuluh ciri pengemudi yang baik di atas, Seara menetapkan seleksi ketat dalam memilih pengemudi mobil towing yang kami punya.

Hal ini merupakan upaya dari Seara dalam memberikan layanan terbaik dan rasa aman kepada para konsumennya.

Jadi jangan ragu hubungi kami untuk mendapatkan layanan prima dari para driver kami.

Ayoloh di Derek (Parkir Liar)

Seperti kita ketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya melakukan penertiban kendaraan yang parkir liar melalui sanksi derek berupa denda sebesar Rp500.000. Kebijakan ini sudah ada sejak tahun 2014. Adapun upaya penertiban yang dilakukan, salah satunya guna meningkatkan pengguna angkutan umum yang memang terus dikembangkan dan digalakkan di DKI, seperti pengadaan MRT dan LRT yang pembangunannya masih terus berjalan hingga saat ini.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, mengatakan, sejak Januari hingga 15 Maret 2019, sedikitnya terdapat 7.659 unit kendaraan yang diderek lantaran parkir bukan pada tempatnya. Angka tersebut, tidak jauh berbeda dengan Derek yang dilakukan pada periode sama tahun sebelumnya sekitar 7.000 unit.

Pelanggar atau wajib retribusi yang akan mengambil kendaraanya datang ke kantor Dinas Perhubungan wilayah sesuai pelanggaran. Wajib retribusi datang membawa dan memberikan Berita Acara Perkara kepada petugas untuk diverifikasi, lalu petugas memberikan Surat Ketetapan Retribusi (STR) serta Surat Setoran Retribusi Daerah (SSRD) kepada wajib retribusi untuk melakukan pembayaran retribusi ke bank DKI sebesar Rp500.000 per hari.

Kemudian, petugas memvalidasi bukti pembayaran melalui aplikasi SIMPAD dan memberikan surat pengeluaran kendaraan. Selanjutnya, wajib retribusi menuju lokasi penyimpanan kendaraan dan menunjukan bukti untuk diverifikasi barcode oleh petugas.

Jumlah Kendaraan penderekan yang dikeluarkan sebanyak 7.695 unit dengan Total Retribusi sekitar Rp3.829.500.000. Hasil retribusi tersebut masuk ke kas daerah dan menjadi salah satu pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Parkir Off Street

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengatakan, Dishub tidak mungkin bisa mengatasi kendaraan yang terparkir liar di badan jalan meskipun memiliki banyak kendaraan derek. Menurutnya, hal yang harus diperhatikan untuk mengatasi parkir liar adalah menyiapkan terlebih dahulu fasilitas parkir off street.

“Derek Rp500.000 sehari itu cukup mahal. Tidak mungkin orang sengaja parkir dengan alasan dendanya murah. Parkir liar itu dikawasan pernagaan dan perkantoran yang tidak memiliki lahan parkir. Lihat saja sepanjangan Hayam wuruk-Gajah Mada,” ungkapnya.

Pada dasarnya, Yuke sepakat dengan penderekan untuk menertibkan kendaraan terparkir liar yang menjadi penyebab kemacetan. Namun dirinya mengingatkan, tanpa adanya fasilitas pendukung, parkir liar tidak mungkin bisa dihilangkan. “Siapkan angkutan umumnya, permudah mobilitas masyarakat, jangan terus diderek,” ujarnya.

Dalam komplek perumahaan atau wilayah pemukiman, selalu ada saja pemilik mobil menyebalkan yang parkir sembarangan. Alasannya beragam, mulai dari tidak memiliki garasi, mobil terlalu banyak, dan masih banyak lagi alasan yang bikin kesal tetangga lain.

Namun, saat ingin dilaporkan, pasti ada perasaan tidak enak dan khawatir menimbulkan perselisihan antar tetangga. Melihat hal tersebut, Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Timur memiliki layanan inovasi pengaduan parkir liar, yang disebut  Sistem Informasi Pelaporan Parkir Liar Berbasis Aplikasi (Siparlibasi). Dengan aplikasi ini, warga Jakarta Timur dan untuk saat ini khususnya di wilayah kecamatan Jatinegara, bisa melaporkan tetangga yang parkir sembarangan dengan identitas yang dirahasiakan.

“Setelah menerima pengaduan, tim akan bergerak dan melakukan tindakan di wilayah yang diadukan oleh warga,” jelas Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudinhub Jakarta Timur Slamet Dahlan.

Lanjut Dahlan, untuk di wilayah perumahan atau pemukiman, tim dari Sudinhub Jakarta Timur memang akan melakukan tindakan persuasif. Namun, jika tidak digubris dan sudah dikomunikasikan dengan pejabat setempat seperti RT, RW, dan Lurah, akan dilakukan penindakan yang lebih tegas.

“Jika masih nekat, ya kita lakukan tindakan preventif (penderekan). Tidak butuh waktu lama, dan secepatnya jika memang masih nekat parkir sembarangan,” tegas Dahlan.

Aturan dan Sanksi Parkir Mobil

Sementara itu, aturan pemilik mobil harus memiliki garasi sendiri memang sudah diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Transportasi, Pasal 140. Pemprov DKI Jakarta mewajibkan tiap pemilik mobil di Jakarta juga memiliki garasi. Hal tersebut sesuai dengan Perda Nomor 5 Tahun 2014 Pasal 140 tentang pembatasan kendaraan bermotor.

Pada Perda itu isinya mengatakan setiap orang yang ingin membeli kendaraan bermotor wajib memiliki bukti kepemilikan atau menguasai garasi. Bukti itulah yang digunakan kepolisian untuk menelurkan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK).

Aturan itu diakui tidak tersosialisasi dengan baik. Logikanya bila aturan itu dipatuhi, jumlah kendaraan yang parkir sembarangan, misalnya di jalan perumahan atau trotoar, bakal berkurang.

Dari pandangan Dishub, bila ditemukan kendaraan parkir sembarangan, maka bakal dilakukan penindakan sampai derek.

Sanksi yang diberikan adalah penderekan bagi mobil yang parkir di jalan raya gang masuk kawasan larang parkir. Adapun untuk syarat membeli mobil, pemda DKI akan berkoordinasi dengan kepolisian agar tidak menerbitkan STNK bila pemilik tidak memiliki garasi.

3 Cara Menderek Mobil Mogok

3 Cara Menderek Mobil Mogok

Apa yang kamu lakukan ketika mobil mogok?

Hal yang paling mungkin dilakukan adalah menghubungi jasa derek terdekat dan percaya.

Tapi sebelum menghubungi jasa derek tersebut, ada baiknya kita mengetahui model cara menderek mobil, yaitu : derek mobil model gendong, derek mobil model tarik dengen alat, dan terakhir adalah derek mobil dengan tali. Dari ketiga derek mobil mogok tersebut, terdapat kelebihan dan kekurangan masing-masing, contohnya

Menderek mobil mogok dengan model tarik menggunakan tali tentu lebih murah namun dari keamanan baik di jalan maupun keamanan pada kendaraan tentunya sangat buruk. Beda lagi dengan derek model gendong, keamanan kendaraan akan lebih terjamin, namun biaya dereknya lebih mahal dibandingkan dengan model lain.

Berikut penjelasannya

1.Derek Mobil Gendong – Paling Aman

Cara pertama derek mobil yang mogok ke bengkel terdekat adalah dengan derek model gendong. Disebut dengan derek mobil model gendong. Disebut dengan derek model gendong karena mobil yang mogok seluruhnya akan diletakkan dan diikat pada bagian belakang mobil derek yang memang khusus dibuat agar sebuah mobil bisa diletakkan pada bagian tersebut.

Menarik mobil yang mogok dengan model gendong ini merupakan opsi dan pilihan derek mobil yang paling aman untuk digunakan dari seluruh jenis derek yang ada. Pada derek model gendong ini, mobil diletakkan pada bak belakang yang sudah di desain khusus untuk membawa mobil mogok.

Pada posisi di atas, mobil akan diam sehingga tidak ada komponen mobil lainnya yang harus bekerja dan berputar dengan terpaksa. Hal ini akan sangat berbeda jika mobil diderek dengan menggunakan cara ditarik.

Hubungi hotline ini untuk mendapatkan jasa towing terpercaya.

2. Derek Mobil Model  Tarik Dengan Alat – Kurang Aman

Cara derek mobil model berikutnya adalah derek mobil model tarik dengan alat. Ada dua jenis alat pada model derek mobil seperti ini, yaitu menggunakan wheel dolly (trolly beroda) atau menggunakan crane model gantung.

Untuk derek mobil dengan wheel dolly, modelnya pun ada dua macam, yaitu:

a.Model yang diangkat penuh

Hal ini tentunya terkait dengan model wheel dolly yang digunakan, perhatikan pada model derek mobil yang menggunakan wheel dolly di bawah ini.

b.Model yang diangkat sebagian


Sedangkan untuk derek mobil dengan crane gantung ini umumnya mengangkat sebagian roda mobil saja (roda bagian depan/roda bagian belakang), sedangkan sebagian rodanya lagi tidak diangkat dan menapak pada tanah/jalan. Perhatikan pada derek mobil model tarik dengan crane gantung dibawah ini

Derek mobil model tarik dengan alat ini memiliki keamanan yang bisa dibilang kurang aman terlebih pada model tarik yang hanya mengangkat sebagian ban, Terlebih lagi jika petugas yang menderek tidak memperhatikan jenis mobil dan model transmisi yang digunakan saat akan menderek mobil.

Untuk menarik mobil berpenggerak roda depan dengan derek model ini tentunya berbeda dengan cara menarik mobil berpenggerak belakang. Belum lagi jika jenis transmisi yang digunakan adalah transmisi otomatis.

Oleh karena itu, saat menderek mobil dengan derek model seperti ini, selalu perhatikan dengan benar posisi dan aturan-aturan yang tertera pada buku panduan pemilik kendaraan agar terhindar dari kerugian tambahan.

3. Derek Mobil Model Tarik Dengan Tali (Towing Rope) – Tidak Dianjurkan

Cara derek mobil model terakhir adalah derek mobil model tarik dengan tali (towing rope). Derek mobil model ini adalah dengan mengikatkan mobil yang mogok pada sebuah tali untuk ditarik dengan mobil lain.

Model tarik seperti ini kerap digunakan ketika kondisi sangat terpaksa. Derek mobil model tarik dengan tali ini sangat tidak dianjurkan, terlebih jika dilakukan dengan orang yang kurang berpengalaman.

Ya, pasalnya, derek mobil model ini memiliki banyak kekurangan yang bisa berakibat fatal bagi mobil yang diderek. Berikut adalah beberapa contoh kerugian yang bisa ditimbulkan akibat menderek mobil dengan model derek tali.

Jika mobil yang diderek bertransmisi otomatis, transmisi otomatisnya bisa jebol karena mesin mati dan transmisi minim pelumas.

Ada jarak tempuh maksimal dan kecepatan maksimal yang boleh dilakukan saat menarik mobil seperti ini, melebihi batasan bisa berakibat merusak komponen mobil lainnya.

Pengereman menjadi lebih berat dan keras sehingga bisa berbahaya karena booster rem tidak bekerja akibat mesin mobil mati.

Oleh kerenanya untuk menarik mobil mogok ke bengkel terdekat sangat dianjurkan untuk menggunakan derek mobil model gendong. Menarik mobil dengan tali bisa saja dilakukan jika memang kondisinya sangat terpaksa dan tidak ada alternatif lainnya. [ Baca: 6 PENYEBAB MOBIL MOGOK PALING LENGKAP BESERTA CARA MENGATASINYA]